May 17, 2012

Sistem Refrigerasi

Sitem Refrigerasi

 

Uraian tentang sistem refrigerasi, komponen yang dibutuhkan  serta aksesoris pendukung agar mekanisme refrigerasi berjalan dengan sempurna serta jaringan usaha penjualan perlengkapan komponen refrigerasi, cold room serta frozen store di Indonesia.

Sitem pendingin, dengan bahasa keren sistem refrigerasi, digunakan pada aplikasi tata udara (Air Condition).  Pada aplikasi AC, panas atau kalor yang diambil berasal dari udara. Agar hal tersebut dapat terjadi, maka udara harus bersentuhan langsung dengan suatu bahan atau material yang memiliki temperatur yang lebih rendah. Untuk itu tentu diperlukan beberapa komponen. Kemudian pada sistem refrigerasi terdapat refrigeran (refrigerant), yakni suatu senyawa kimia yang dapat berubah fase secara cepat dari uap ke cair dan sebaliknya. Pada saat terjadi perubahan fase dari cair ke uap, refrigeran akan mengambil kalor (panas) dari lingkungan.  

Komponen utama dari suatu sistem refrigerasi kompresi uap adalah Evaporator, Kompresor dan Kondenser. Beberapa merek perangkat refrigerasi ini yang sering didengar adalah Alfa Laval, Bock dan Bitzer

Evoporator
Evaporator adalah komponen yang digunakan untuk mengambil kalor dari suatu ruangan atau suatu benda yang bersentuhan dengannya. . Refrigeran pada umumnya memiliki titik didih yang rendah.  Jenis evaporator yang digunakan pada suatu sistem refrigerasi tergantung pada jenis aplikasinya.

Kompresor
Kompresor disebut sebagai jantung dari suatu sistem refrigerasi, digunakan untuk menghisap dan menaikkan tekanan uap refrigeran yang berasal dari evaporator. Penambahan tekanan uap refrigeran dengan kompresor ini bertujuan agar refrigeran dapat mengembun pada suhu yang relatif tinggi. Refrigeran yang keluar dari kompresor masih berfasa uap dengan tekanan tinggi.

Gambar Kompressor

 

Kondenser
Pemipaan yang menghubungkan kompresor dengan kondenser dikenal dengan saluran buang (discharge line). Pada kondenser berpendingin udara    (air cooled condenser), pembuangan kalor dilakukan ke udara.

AKSESORIS SISTEM REFRIGERASI
Beberapa jenis aksesoris atau pelengkap dalam system refrigerasi, berupa Solenoid Valve, Filter Valve, Sight Glass, Access Port, Liquid Receiver dan peralatan kontrol

Solenoid Valve
Solenoid valve atau katup solenoid digunakaan untuk menyekat aliran refrigeran pada saat sistem sedang tidak bekerja. Pada berbagai aplikasi, katup solenoid juga dapat digunakan sebagai alat bantu untuk menghilangkan bunga es pada evaporator dengan metode hot gas defrosts.

Filter Dryer
Komponen ini berfungsi menyaring kotoran dan menghilangkan uap air yang kemungkinan masih tertinggal pada sistem refrigerasi. Filter dryer dipasang pada liquid line, yakni saluran yang menghubungkan antara keluaran kondenser dengan alat ekspansi.

Sight Glass
Sight Glass digunakan untuk mengamati secara visual kondisi refrigeran pada liquid line. Bila terlihat ada gelembung pada sight glass, berarti kondensasi pada kondensor tidak berlangsung secara sempurna. Selain itu, dari warna yang tampak pada alat ini dapat dilihat apakah refrigeran pada sistem refrigerasi masih mengandung uap air atau tidak.

Sight Glass

Access Port (Service Valve)
Service Valve digunakan    untuk    menghisap dan melakukan pengisian refrigeran. Alat ini juga dapat digunakan untuk keperluan pump down.

Liquid Receiver
Liquid Receiver digunakan untuk menampung refrigeran cair yang berasal dari kondenser. Liquid receiver dipasang pada liquid line sebelum filter dryer dan sight glass.

PERALATAN KONTROL
Peralatan kontrol pada sistem refrigerasi umumnya digunakan untuk pengamanan dan menjaga temperatur, tingkat kelembaban yang konstan pada suhu yang diinginkan. Peralatan ini akan bekerja secara otomatis setelah dilakukan kalibarasi yang tepat.

Thermometer
Thermometer diperlukan untuk menampilkan temperatur atau suhu pada ruang refrigerasi, frozen store.

Thermostat
Termostat merupakan alat kontrol yang digunakan untuk menjaga temperatur ruangan atau produk pada kisaran suhu yang diinginkan.

Hlpstat
Hlpstat (high-low pressurestat) adalah alat kontrol yang memiliki fungsi menjaga sitem refrigerasi agar bekerja pada kisaran tekanan yang diinginkan.

Over Load Protection
Pengaman jenis ini pada umumnya dirancang untuk dapat dipasang langsung pada motor dan memiliki hantaran hantaran termal yang baik. Semua kompresor yang berjenis hermatik harus dilengkapi dengan pengaman yang dapat melindungi motor dari pemanasan yang berlebihan, apapun penyebabnya. Dengan demikian, peralatan ini tidak saja sensitif terhadap pemanasan akibat arus yang berlebihan, namun juga pemanasan yang diakibatkan oleh tekanan discharge yang terlalu tinggi dan sebab-sebab lainnya. Pengaman ini berbeda dengan starting relay, yang hanya dapat memberikan pengamanan terhadap arus yang berlebihan, namun tidak dapat melindungi motor dari pemanasan yang berlebihan.

Ventilator
Ventilator dengan dua katup yang ada berfungsi untuk menarik Oksigen kedalam ruangan dan membuang Karbon Dioksida

Seluruh komponen utama dan aksesoris system refrigerasi ini tersedia di Indonesia dapat dibeli di PT. Pagodasakti Prima Refrigerasi, Indonesia Cold Storage specialist yang beralamat di Kompleks Pertokoan Glodok Plaza usaha yang fokus pada sistem refrigerasi dan GI Panels di nusantara.